Keasaman dan Kebasaan Senyawa Organik
Keasaman senyawa organik
Asam organik adalah asam yang memiliki kerangka karbon. Tiga
jenis utama asam Bronsted Lowry dalam senyawa organik netral adalah asam
karboksilat, fenol, dan alkohol. Masing-masing dari ketiga
kelompok fungsional ini memiliki kelompok -OH. Asam karboksilat ini merupakan asam asam organik yang
paling asam namun asamnya agak lemah karena pKa asam asetat adalah 4,8 yang
mengindikasikan bahwa hanya sebagian kecil molekul asam ini yang terionisasi
dalam larutan berair. Meskipun asam karboksilat lebih lemah daripada asam
mineral namun dianggap paling kuat di antara asam organik netral.
Asam organik dicirikan oleh adanya atom hidrogen yang
terpolarisasi positif. Terdapat dua macam asam organik, yang pertama adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti
pada metil alkohol dan asam asetat. Kedua, adanya atom hidrogen yang terikat
pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus
karbonil (C=O), seperti pada aseton. Metil alkohol mengandung ikatan O-H
dan karenanya bersifat asam lemah, asam asetat juga memiliki ikatan O-H yang bersifat
asam lebih kuat.
Keasaman aseton diperlihatkan dengan basa konjugat yang terbentuk
distabilkan dengan resonansi. Dan lagi, satu dari bentuk resonannya
menyetabilkan muatan negatif dengan memindahkan muatan tersebut pada atom
oksigen.
Contoh asam organik:
· Asam asetat (CH3COOH)
· Asam benzoat (C6H5COOH)
· Asam format (HCOOH)
Struktur suatu molekul dapat mempengaruhi keasaman atau
kebasaannya melalui beberapa cara yaitu :
1. Gugus hidroksil
(-OH) merupakan gugus fungsi asam yang dipengaruhi oleh substituennya.
Keberadaan gugus-gugus -C=O atau -SO2 disamping gugus -OH akan
melemahkan ikatan O-H terhadap heterolisis. Peristiwa ini biasa dinamakan
dengan efek resonansi.
Pergeseran pasangan elektron bebas oksigen yang diikuti
dengan pergeseran elektron ikatan-phi ke
oksigen yang lain dalam
struktur resonansi 1 menghasilkan
struktur resonansi 2.
1. Pengaruh efek medan
(M)
Gambar diatas adalah
gambar asam asetat (8) dengan asam
nitroasetat (9). Dimana menunjukkan bahwa nitroasetat
bersifat lebih asam dari pada asam asetat.
Kebasaan senyawa organik
Basa organik dicirikan
dengan adanya atom dengan pasangan elektron bebas yang dapat mengikat proton. Senyawa-senyawa yang mengandung
atom nitrogen adalah salah satu contoh basa organik, tetapi senyawa
yang mengandung oksigen dapat pula bertindaksebagai basa ketika direaksikan
dengan asam yang cukup kuat. Perlu dicatat bahwa
senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak
sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya. Misalnya
aseton dan metil alkohol dapat bertindak sebagai asam ketika
menyumbangkan proton, tetapi sebagai basa ketika atom oksigennya
menerima proton.
Pertanyaan
1. Kenapa asam
asetat
lebih asam dibandingkan metil alkohol?
2. Jelaskan pengaruh efek medan terhadap keasaman antara asam asetat (8) dengan
asam nitroasetat (9)?
DAFTAR PUSTAKA
Hart,
H., Crain,L.E., Hart,D.J.,2003. Kimia Organik: Suatu Kuliah
Singkat. Edisi Ke Sebelas. Alih bahasa Suminar Setiati Achmadi. Penerbit
Erlangga: Jakarta.
Firdaus.
2013. Modul Pembelajaran Matakuliah Kimia Organik Fisik II.
Makassar : Universitas Hasanuddin Press.





1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terima kasih pemaparan materinya, baik kali ini saya akan mencoba menjawab pertanyaannya
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terima kasih banyak materinya 🤗
BalasHapusSaya akan coba jawab pertanyaannya
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
terimakasih kak ilmunya
BalasHapusjawabannya
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terimakasih kak atas ilmunya
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terima kasih kak atas ilmunya, saya akan mencoba menjawab pertanyaannya:
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terima kasih Paula
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terima kasih pemaparan materinya, baik kali ini saya akan mencoba menjawab pertanyaannya
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terima kasih kak atas ilmunya, menurut saya jawabannya:
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terimkasih pemaparan materinya kak.
BalasHapusJwabannya...
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terima kasih kak buat materinya..mau coba jawab ya
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terima kasih atas materinya
BalasHapusMenurut saya:
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terimakasih paulan.
BalasHapusBaiklah saya akan menjawab pertanyaan yang pertama "Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen"
Semoga membantu.
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Assalamualaikum kakak Terimakasih kak atas ilmunya kak,saya coba menjawab ya kak
BalasHapusMenurut saya:
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terimakasih kak atas ilmunya
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terima kasih pemaparan materinya, baik kali ini saya akan mencoba menjawab pertanyaannya
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
Terimakasih paulan atas ilmunya
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Makasih jok sngt bermanfaat
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
Terimakasih kak atas ilmunya
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terima kasih kak atas ilmunya, menurut saya jawabannya :
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terimakasih kak atas ilmunya
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terima kasih atas materinya kak.
BalasHapusMenurut saya jawabannya:
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Hayy paulan,
BalasHapusJangan berubah jadi J**** yaaa
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terima kasih pemaparan materinya, baik kali ini saya akan mencoba menjawab pertanyaannya
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
Makasih materinya kaka menarik sekali.menurut kami ini jawabnnya:
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terima kasih atas ilmunya, saya akan mencoba menjawab pertanyaannya:
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Mantapp jiwa kakak NIM !!! Terimakasih banyak kak atas ilmunya semoga bermanfaat.
BalasHapus1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terimakasih atas materinya
BalasHapus1.Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
Terima kasih atas pemaparan materinya sangat bermanfaat.
BalasHapusJawaban:
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)
1. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.
BalasHapus2. asam asetat dan asam nitroasetat struktur molekulnya hanya berbeda pada substitusi NO2 pada asam nitroasetat dan H pada asam asetat. karena gugus NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H)